• Kamis, 26 Mei 2022

Update Dugaan Korupsi Maskapai Garuda, Kejagung Kembali Periksa 4 Pejabat Tinggi PT GIAA

- Kamis, 27 Januari 2022 | 09:20 WIB
 Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap 4 (empat) orang saksi yang terkait dengan Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengelolaan Keuangan PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk ( Dok. Kejagung RI))
Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap 4 (empat) orang saksi yang terkait dengan Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengelolaan Keuangan PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk ( Dok. Kejagung RI))

BERSHALAWAT - Pejabat tinggi PT Garuda Indonesia (GIAA) kembali jalani pemeriksaan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pemeriksaan lanjutan ini terkait pengadaan dan sewa pesawat di maskapai nasional tersebut yang diduga telah terjadi tindak pidana korupsi.

Empat pejabat tinggi Garuda Indonesia yang diperiksa Kejagung adalah berinisial R, dan Capt AW, WW serta AB.

"Empat saksi tersebut diperiksa terkait mekanisme perencanaan dalam pengadaan dan pembayaran sewa pesawat udara," jelas Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Ebenezer Simanjuntak.

Baca Juga: Galau Pilih Karir atau Jodoh Dulu? Ini Solusi Ustadz Adi Hidayat

Dikutip Bershalawat.com dari berita Pikiran Rakyat.com berjudul "Kejagung Periksa Empat Pejabat Tinggi Garuda Indonesia Terkait Dugaan Maling Uang Rakyat"

Lalu, Ebenezer menolak untuk menyebutkan identitas resmi dari para terperiksa tersebut.

Kejaksaan Agung telah menaikkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi PT GIAA ke tahap penyidikan umum pada Rabu, 19 Januari 2022 lalu.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyampaikan penyidikan akan berkembang tidak hanya sampai ATR 72-600 tetapi juga Bombardier, Airbus, Boeing dan Rolls Royce.

Halaman:

Editor: Taupik Lubis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X